Senin, 01 Juli 2013

Morfologi Dan Biologi Steinernema Glaseri Pada Larva Oryctes Rhinoceros Serangga Hama Kelapa Sawit. By Rani J Sembiring Maha, S.P



RINGKASAN

RANI J SEMBIRING MAHA. Morfologi Dan Biologi Steinernema Glaseri (Steinernematidae) Pada Larva Oryctes Rhinoceros L (Scarabidae) Serangga Hama  Kelapa  Sawit. Pembimbing MULAWARMAN dan ABDUL MAZID.
            Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Nematologi Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya dari bulan Maret 2012 sampai dengan dengan Agustus 2012. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui morfologi dan biologi S.glaseri setelah diaplikasikan kelarva O. rhinoceros di laboratorium. Metode penelitian ini menggunakan metode deskripsi morfologi dan biologi larva,jantan dan betina nematoda entomophatogen dengan 1 perlakuan  dan 10  ulangan selama 11 hari yang masing-masing larva diinfestasikan 300 Ijs S. glaseri Sebagai pembandingnya (Kontrol) larva G. mellonela  yang terinfeksi EPN. Isolat S. glaseri.
            Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi perbedaan ukuran S. glaseri betina dan jantan yang berada pada tubuh larva O. rhinoceros yaitu 2635 µm dan 2678 µm dibanding dengan S. glaseri pada larva G. melonella yaitu 2411 µm dan 2658 µm sedangkan S. glaseri pada stadia larva lebih kecil pada larva O. rhinoceros yaitu 1052 µm dibanding pada larva G. melonella yaitu 1210 µm. S. glaseri dapat memperbanyak diri pada larva O. rhinoceros lebih banyak yaitu 2517 Ijs dibanding dengan S. glaseri pada larva G. melonella yaitu 1582 Ijs S. glaseri mampu bertahan hidup lama didalam media tanah selama 62 hari didapat S. glaseri sebanyak 156.50 Ijs sedangkan selama 92 hari 5. 60 Ijs.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...