Sabtu, 23 Juli 2011

PERANGKAP SERANGGA



Perangkap jaring serangga


• Jaring serangga meruapakan alat yang paling banyak dan umum diguakan untuk koleksi serangga.

• Pada dasarnya ada tiga jenis jaring serangga yaitu: jaring udara (aerial net), jaring ayun (sweep net), dan jaring air (aquatic net).

• Jaring udara digunakan untuk menangkap serangga terbang seperti kupu-kupu, lalat, belalang, lebah, dan capung.

• Jaring serangga mempunyai diameter 35 cm pada bagian depan dan panjang jaring 50 cm. Tongkat tangkai jaring biasanya sepanjang 100 cm.

• Jaring ayun untuk menangkap serangga pada daun-daunan atau rerumputan.
• Bentuk jaring ayun adalah heksagonal.

• Agar serangga tidak keluar, usahakan waktu mengambil seranga dari jaring membelakangi sinar matahari.
• Jaring air harus lebih kuat untuk menahan kotoran dalam air, baik kawat lingkar dan bahan jaringnya.

• Untuk mengambil serangga yang ada, yang biasanya tercampur lumpur, biasanya lumpur ditaruh di suatu nampan dan diberi air lalu dikorek-korek untuk mendapatkan serangganya.


Perangkap fitfall-trap

1. Masukkan air secukupnya (sesuai perlakuan) kedalam ember, campurkan diterjen kedalam ember yang berisi air tersebut, aduk-aduk hingga diterjen tersebut bercampur dengan air.


2. Tuangkan bahan tersebut ke masing-masing gelas perlakuan secukupnya (jangan sampai kepenuhan).

3. Buat galian lubang di tempat perlakuan sedalam ukuran gelas perlakuan.

4. Buat perangkap di atas gelas perlakuan, yang memungkinkan serangga dapat terjebak di dalam gelas perlakuan.

5. Pengamatan dilakukan setiap 2 hari sekali. Identifikasi serangga apa saja yang terjebak di dalam gelas perlakuan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...