Jumat, 10 Mei 2013

Penangkapan dan penangkaran Kupu-Kupu



Upaya penangkaran kupu-kupu adalah kegitan yang berhubungan dengan pengembangbiakan kupu-kupu, yang meliputi kegiatan penangkaran, pengelolaan, sampai denagn pemasaran. Konsep penangkaran yang merupakan kegiatan konservasi, yaitu :
  1. restorasi, yang bertujuan untuk mengembalikan jenis-jenis kupu-kupu yang telah hilang habitatnya.
  2. preservasi, bertujuan untuk melestarikan kupu-kupu dengan pemeliharaan dan perlindungan kupu-kupu dan okosistemnya.
  3. pemungutan hasil, bertujuan untuk pemanfaatan/pemanenan dari hasil penangkaran untuk perdagangan dan penambahan populasi di alm.
Faktor-faktor penting yang harus diperhatikan pada penangkaran kupu-kupu :
  1. penyediaan sarana penangkaran kupu-kupu, berupa kandang denagn luas yang optimal, sumber air untuk menunjang kehidupan  kupu-kupu dan perlindungan dari sinar matahari.
  2. penyedianan tumbuhan pakan larva/ulat, tumbuhan pelindung dan tumbuhan sumber nektar bagi imago.
  3. teknik penangkaran, melipiti teknik penanganan pakan, pemeliharaan telur, pemeliharaan larva, pemeliharaan pre-pupa dan pupa, serta pemeliharaan imago.
  4. teknik pengawetan kupu-kupu yang akan dibuat koleksi, meliputi teknik membunuh, teknik pelemasan, dan teknik penataan.
Strategi pengembangan penangkaran kupu-kupu :
1.  melakukan upaya peningkatan kemampuan penangkar dan calon penagkar dalam menerapkan teknologi penagkaran melalui pelatihan, penyuluahan, dan demonterasi.
2.      menyempurnakan sarana dan prasarana penangkaran.
3.      adananya kelembagaan yang bertanggung jawab dan berperan aktif pada pemasaran kupu-kupu.
4.      menjalin kerjasama dengan instansi peneliti yang mendukung keberhasilan kegiatan penangkaran.
5.      menerapkan konservasi untuk melestarikan kupu-kupu.
6.      mensosialisasikan kegiatan penangkaran untuk membangkitkan minat masyarakat.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...