Senin, 25 Juni 2012

Senandung Kehidupan : Taman Indah Di relung Kalbu



Rumput liar memang “nggregetke (membuat orang gemas) bagaimana tidak, ilalang yang tidak pernah kita tanam itu ikut tumbuah disela-sela rumput cantik dan tanaman hias yang kita tanam. Akarnya kuat, dan memakan hara lebih banyak. Sampai-sampai tukang kebun pernah berkata :

“kebun ingkang dipun riwat kemawon wonten alang-alangipun,
endah iba menawi mboten karimat..”
Artinya :
Kebun yang dirawat aja ada ilalang/rumput liarnya,
apalagi kalau tidak dirawat.

Memang benar istilah tukang kebun tersebut. Kebun dan taman memang seperti batin manusia. Ilalang akan tumbuh subur manakala hati tidak kita isi dan bersihkan dengan laku utama. Tuhan memakai kenyataan alam itu untuk mengkiaskan jiwa manusia yang penuh kedengkian, kemunafikan, kecemburuan,kekawatiran, kegelisahan dan lain-lain. Perasaan negative ibarat kebun yang ditumbuhi rumput liar dan ilalang. Itulah yang menyebabkan hati kita gumdah dan “peteng”(gelap.)

Jika sahabat sekalian sedang dilanda kegelapan, pada hakikatnya tidak lain karena lebatnya tetumbuhan didalam batinmu. Tumbuh-tumbuhan itu hendaklah sahabat siangi bersih-bersih. Adapun caranya ialah dengan pasrah kepada Allah SWT.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...