Selasa, 26 Maret 2013

FUSARIUM SP. Pada Beberapa KLON Karet di Pembibitan.

Salah satu keberuntungan saya dapat melakukan penelitian ini. Dimana saya adalah satu satunya mahasiswa yang beruntung dapat melakukannya di Universitas Sriwijaya Palembang -indralaya. Penelitian ini saya lakukan selama kurang lebih 4bulan pengamatan.
Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK). Dengan mengambil beberapa klon karet yang biasa di pakai oleh perkebunan rakyat. Diantaranya klon PB, BPM, PR, GT, RRIM dan IRR. Dimana dari 6 klon diatas di ambil 3 ulangan dan disetiap ulangannya terdapat 4 tanaman karet.
Cara kerjanya antara lain : Pada karet yang sehat di aplikasikan Jamur Fusarium sp dengan cara menyisipkan inokulum Fusarium sp. Kemudian di balut menggunakan plastik okulasi. Pembukaan plastik okulasi dilakukan 5 hari pasca okulasi. Selanjutnya melakukan pengamatan.
Dari hasil pengamatan dapat di simpulkan bahwa Klon yang tahan terhadap serangan Jamur Fusarium sp adalah klon IRR. Sedangkan klon yang rentan terhadap serangan jamur Fusarium sp adalah klon PB.
Demikian penjelasan ringkas dari saya.
#jabat erat adventure
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...